Halaman

Selasa, 16 Oktober 2012

TAK MENGAPA

Sinar mentari masih begitu terik
Ku tutup muka ku dengan tangan ini
Rasa jenuh ku pandang sang mentari
Entah Mengapa Semua ini begini

Tak Mengapa hati ini risau
Tak mengapa bibir ini kaku
Tak mengapa lidah ini kelu
Jiwa tak tenang dibuatnya

Mungkinkan semua ini akan terjadi
Mungkinkah harus ku simpan
Ku Tutup Rapat-rapat agar tak terlihat
Atau ku buka sehingga semuanya masuk

Namun Tidak mungkin terjadi
Ini hanya mimpi, hanyalah sebuah mimpi
Aku tidak boleh gegabah untuk melakukan sesuatu
Aku harus bersabar dan perlahan untuk menyatakan
Aku harus meyakinkan hati agar benar-benar jelas...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar